Penjelasan Lengkap Tentang Benda Padat, Cair dan gas Beserta Sifatnya

2
9

Benda padat merupakan istilah yang sering di dengar dalam pelajaran IPA. Mulai dari sekolah dasar hingga sekolah tingkat lanjutan, istilah ini memang kerap kali digunakan. Adapun benda padat ialah benda yang mempunyai bentuk dan volume yang tetap atau tidak berubah. Sebagai contoh, benda yang dimaksud ialah balok, kelereng, batu, genteng, tiang besi, dinding dan masih banyak lagi yang lainnya.

Selain memahami benda padat, tentu ada benda lain yang tentu juga menjadi bagian dari ilmu pengetahuan alam. Memahaminya adalah suatu keharusan supaya bisa mendapatkan informasi yang  bisa menambah ilmu pengetahuan lebih baik. Bisa memahami berbagai jenis zat ini tentu akan sangat bermanfaat untuk meneruskan pelajaran ke jenjang yang berikutnya.

  • Berbagai Jenis Zat Selain Benda Padat

zat cair

pengertian zat cair ialah zat ataupun benda yang mempunyai volume yang tetap tetapi bentuknya bisa berubah-ubah sesuai dengan tempat atau wadah. Contoh nyatanya adalah  bensin di dalam botol, teh manis yang ada di dalam gelas, air minum yang ada di dalam teko, sirup dalam botol dan masih banyak lagi contoh lainnya. Hal ini jelas berbeda dengan benda padat karena karakteristiknya berbeda.

zat gas

selanjutnya ada zat gas yang merupakan zat ataupun benda yang mempunyai volume serta bentuk yang selalu berubah. Ia akan selalu  menyesuaikan dengan wadahnya. Misalnya saja  balon, ban motor, ban sepeda, botol kosong, gelas kosong dan masih banyak lagi yang lainnya. Hal ini tentu menjadikan karakteristik gas akan sangat berbeda jika dibandingkan dengan jenis zat lainnya.

Benda Padat, Cair dan gas Beserta Sifatnya
Benda Padat, Cair dan gas Beserta Sifatnya
  • Perubahan Wujud Zat

Tidak cukup membahas hanya sampai pada pengertian benda padat, cari dan juga gas, maka hal lainnya yang perlu untuk dibahas adalah perubahan wujud suatu zat yang tentunya merupakan sebuah perubahan yang terjadi secara fisika. Zat yang mengalami perubahan fisika ini bisa dikembalikan ke asalnya. Hal inilah yang membuatnya berbeda dengan perubahan kimia lainnya.

Adapun yang dimaksud dengan perubahan kimia ialah perubahan akan  menghasilkan zat baru dan sudah tentu tidak bisa dikembalikan pada zat sebelumnya. Sedangkan untuk  perubahan fisika sendiri merupakan perubahan yang tidak menghasilkan zat baru dan masih bisa dikembalikan kepada zat yang sebelumnya. Sebagai contohnya adalah lilin.

Terdapat beberapa perubahan zat yang bisa dijelaskan ke dalam beberapa proses. Pertama adalah mencair yang merupakan perubahan wujud yang tadinya padat menjadi cair. Jika dicontohkan dalam kehidupan sehari-hari, maka itu adalah peristiwa es yang mencair, peristiwa membakar lilin dan masih banyak yang lainnya.

Berikutnya adalah membeku. Berbanding terbalik dengan mencair, membeku ini merupakan perubahan wujud zat yang tadinya cair menjadi padat. Misalnya saja adalah peristiwa es yang mengalami pembekuan.  Selanjutnya ada mengembun yang merupakan peristiwa berubahnya wujud  zat yang mulanya gas menjadi cair. Contohnya adalah peristiwa pengembunan.

Setelah itu ada peristiwa menguap yang merupakan peristiwa berubahnya wujud zat yang tadinya cair menjadi gas. Hal ini bisa dilihat dari uap air. Peristiwa nyatanya adalah penguapan air laut yang menjadi awal dari siklus hujan. Tidak sampai disitu, perubahan zat lainnya adalah menyublim. Adapun menyublim ini adalah zat yang berubah dari ujud padat menjadi gas. Contohnya adalah kapur barus.

Baca juga : Macam-Macam Energi Dan Manfaatnya Dalam Kehidupan

Satu lagi yang juga harus diketahui adalah peristiwa mengkristal atau biasa disebut dengan deposisi.  Perubahan ini berawal dari benda padat yang tadinya gas menjadi padat. Contohnya adalah kristal. Pada seluruh rangkaian peristiwa perubahan zat ini, tentu saja menjadi hal yang penting untuk diketahui dan dipelajari. Ini akan menjadi dasar untuk menguasai ilmu fisika.

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here