Contoh SoalBerikut contoh-contoh soal latihan

Pengertian Isolator, Konduktor dan Semikonduktor Listrik dan Contohnya

Pengertian Isolator, Konduktor dan Semikonduktor Listrik dan contohnya tentunya sudah banyak yang diketahui. Apalagi untuk anak-anak sekolah, mulai dari SMP sampai SMA mata pelajaran tentang ketiga sifat ini selalu ada.

Selain itu dalam elektronika dasar, arus listrik sendiri dapat mengalir dengan adanya kabel penghantar. Apalagi jika kabel tersebut terbuat dari bahan tembaga, karena tembaga termasuk bahan yang mampu menghantarkan energi listrik.

Pengertian Isolator, Konduktor dan Semikonduktor Listrik dan contohnya

Pengertian Isolator dan Contohnya

Isolator termasuk bahan yang tidak dapat menghantarkan panas. Seperti pada atom yang tidak mudah dibebaskan serta stabil. Mampu menghalangi aliran listrik dan mencegahnya.

Untuk contohnya dapat dilihat dari kaca, porselen, karet dan plastik. Karet atau plastik pada kabel listrik sendiri menyediakan insulator untuk kabel. Jadi dengan menutup kawat dengan bahan-bahan tersebut dapat mencegah listrik mengalir pada kabel.

Contoh Konduktor
Contoh Konduktor

Baca juga: Penjelasan lengkap tentang benda padat

Pengertian Konduktor

Konduktor termasuk bahan yang dapat dialiri listrik dengan mudah. Terdiri dari atom dengan elektron yang mampu bergerak secara bebas. Contohnya pada aluminium, tembaga, emas, platinum, perak, air, pohon, orang dan hewan.

Pengertian Semikonduktor

Pengertian isolator, konduktor dan semikonduktor listrik dan contohnya, pada semikonduktor sendiri akan bertindak sebagai konduktor yang baik. Terutama di bawah beberapa kondisi serta konduktor miskin pada bagian bawah kondisi lain. Contohnya ada pada germanium, silikon dan berbagai oksida logam.

Jadi semikonduktor termasuk bahan yang ada di antara konduktor dan isolator. Berfungsi sebagai penghantar atau isolator yang biasanya terbuat dari bahan germanium atau silikon.

Alat dan Perangkat Semikonduktor

Alat Semikonduktor

Untuk alat pada semikonduktor ini berupa sejumlah komponen elektronik dan menggunakan sifat bahan dari germanium, silikon atau gallium arsenide. Alat ini sudah mampu menggantikan kekosongan tabung seperti pada instrumen thermionic.

Alat tersebut menggunakan konduksi elektronik dan dalam bentuk padat solid state. Bentuk-bentuk seperti vakum berongga atau bentuk gas. Dapat ditemukan dalam bentuk potongan seperti dioda, transistor dan yang lainnya.

Perangkat Semikonduktor

Saat semikonduktor murni dan tidak ada eksitasi oleh medan listrik. Maka masukkan saat diperbolehkan, hanya jumlah kecil dari arus listrik yang berbeda dan sifat tersebut merupakan isolator.

Selain mengetahui pengertian isolator, konduktor dan semikonduktor listrik dan contohnya. Ketahui juga mengapa semikonduktor sangat berguna? Karena konduktivitas semikonduktor ini mampu dimanipulasi, terutama dengan menambahkan kotoran. Tapi saat semikonduktor kristal murni sempurna dan tanpa kotoran yang ditempatkan pada suhu mendekati nol mutlak.

Maka tidak akan berisi elektron bebas, tidak akan ada lubang dan akan terjadi isolator yang sempurna.

Jenis-jenis Isolator dan Semikonduktor

Jenis-jenis Isolator

Untuk jenis isolator sendiri terdiri dari isolator padat, Isolator cair dan Isolator gas. Isolator padat ini termasuk bahan yang tidak dapat berubah bentuk dengan mudah sesuai dengan wadahnya.

Sedangkan isolator cair termasuk bahan yang dapat berubah bentuk dengan mudah dan mengikuti wadahnya. Bahan ini paling banyak digunakan, seperti pada minyak transformator dan berbagai macam minyak hasil bumi.

Baca juga: Macam macam energi dan manfaatnya

Jenis-jenis Semikonduktor

Pada jenis-jenis semikonduktor terdiri dari N-type semikonduktor dan P-type semikonduktor. N-type ini termasuk jenis pembawa muatan yang terdiri dari elektron. Elektron sendiri bermuatan negatif, oleh karena itu disebut dengan tipe negatif.

Sedangkan P-type ini kekurangan elektron dan disebut dengan Hole. Saat pembawa muatan merupakan Hole, maka semikonduktor termasuk muatan positif. Selain pengertian isolator, konduktor dan semikonduktor listrik dan contohnya, untuk komponen-komponen elektronika aktif biasanya menggunakan bahan dasar seperti dioda, transistor dan integrated circuit.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *