2 Jenis Metamorfosis pada Hewan dan Contohnya

1
13

Dalam ilmu biologi dikenal istilah metamorfosa yang selama ini dikenal oleh banyak orang terjadi pada hewan katak. Metamorfosa atau metamorfosis pada hewan sebenarnya bukan hanya terjadi pada katak saja tetapi juga beberapa binatang lainnya. Saat proses metamorfosis tersebut terjadi maka hewan akan mengalami perubahan anatomi, fisiologi serta morfologi. Metamorfosis sendiri memiliki beberapa tahapan yang dimulai dari telur hingga hewan menjadi dewasa.

Contoh metamorfosis yang lainnya adalah perubahan ulat menjadi kupu-kupu. Ternyata ada 2 jenis metamorfosis yang terjadi pada hewan yaitu metamorfosis sempurna dan tidak sempurna. Golongan hewan yang mengalami metamorfosa adalah amfibi seperti katak, serangga, hewan tanpa tulang belakang atau molusca, jenis udang-udangan atau crustacea dan masih banyak lagi.

Baca juga : Golongan Hewan Berdasarkan Jenis Makanannya

Golongan hewan mana sajakah yang mengalami metamorfosis sempurna dan mana yang tidak sempurna akan dibahas lebih lengkap. Di bawah ini akan dijelaskan lebih jauh tentang metamorfosis sempurna dan tidak sempurna yang terjadi pada hewan tertentu beserta contohnya. Berikut adalah penjelasannya.

2 Jenis Metamorfosis Pada Hewan

  • Metamorfosis Sempurna

Metamorfosis pada hewan adalah perubahan bentuk yang terjadi pada binatang tertentu sehingga tentunya ada fase-fase yang harus dilewati. Pada metamorfosis yang sempurna ini tahap yang terjadi membuat adanya perbedaan yang sangat terlihat antara larva dan fase dewasa pada binatang tersebut.

Metamorfosis sempurna atau bahasa ilmiahnya adalah holometabola adalah jenis perubahan pada perkembangan hewan yang dilalui dalam 4 fase. Tahapan dimulai dari fase telur dilanjutkan dengan larva kemudian menjadi kepompong yang akan dilanjutkan dengan bentuk dewasa.

Metamorfosis pada Hewan dan Contohnya
Metamorfosis pada Hewan dan Contohnya

Lebih jelasnya seperti grafik dibawah ini.

Metamorfosis sempurna : Telur → larva → kepompong/ pupa → dewasa/ imago

Sedangkan contoh dari peristiwa metamorfosis yang sempurna antara lain adalah katak atau kodok, kupu-kupu, serangga seperti nyamuk, lalat, semut, kumbang dan juga lebah.

  • Metamorfosis Tidak Sempurna

Berbeda dengan metamorfosis sempurna dimana adanya perubahan yang nyata antara fase telur dengan fase imago atau dewasa maka metamorfosa tidak sempurna tidak demikian.

Pada jenis metamorfosis tidak sempurna atau hemimetabola maka tahapan perubahan tidak melalui fase pupa atau kepompong. Tahapannya hanya memiliki 3 fase yaitu telur kemudian nimfa lalu terakhir imago atau dewasa.

Metamorfosis pada hewan yang tidak sempurna memiliki ciri yaitu perubahan bentuk yang tidak terlalu signifikan antara fase nimfa dan imago. Sedangkan ciri kedua adalah tidak adanya fase kepompong atau pupa pada hewan tersebut. Untuk lebih jelasnya bisa dilihat dari diagram dibawah ini.

Metamorfosis tidak sempurna : Telur → nimfa→ dewasa/ imago

Nimfa sendiri berarti bentuk muda dari hewan yang tidak akan jauh berbeda dengan bentuk dewasanya. Jadi pada proses metamorfosis tidak sempurna dari telur langsung menetas menjadi hewan muda yang akan berkembang menjadi dewasa tanpa melalui tahapan menjadi kepompong terlebih dahulu.

Sedangkan contoh dari metamorfosis tidak sempurna bisa kita lihat seperti yang terjadi pada beberapa jenis serangga seperti kecoa, jangkrik, belalang, capung, laron dan kepik. Kalau diperhatikan memang metamorfosis hewan yang tidak sempurna terjadi pada jenis serangga bersayap.

Baca juga : Kenali 6 Cara Perkembangbiakan Hewan

Khusus untuk hewan kepik proses metamorfosanya sedikit unik dan berbeda. Kepik akan mengalami pergantian kulit seperti yang terjadi pada ular. Kepik mengalami fase kepompong namun tidak sempurna karena hanya hanya pergantian atau pergantian kulit yang terjadi berkali-kali. Kepik adalah contoh unik dari metamorfosis pada hewan yang tidak sempurna.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here